<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238</id><updated>2009-10-02T12:20:53.871+07:00</updated><title type='text'>sigitchem-is-trysulistiono</title><subtitle type='html'>blog ini berisi segala sesuatu tentang ilmu kimia, baik yng sederhana maupun yang kompleks.... dari kimia murni hingga kimia nuklir....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-7298955835975512794</id><published>2009-01-13T15:56:00.000+07:00</published><updated>2009-01-13T16:01:06.250+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kategori Kimia Material'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 11px;color:#fb6101;" &gt;Mantel Ajaib&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://www.chem-is-try.org/images/artikel/face_cloak.jpg" align="left" /&gt;Mantel yang dapat membuat benda tidak terlihat sebentar lagi akan menjadi kenyataan, kata para ilmuwan di Inggris dan Amerika Serikat. Perubahan terhadap rincian struktural sub-panjang gelombang, bukan pada komposisi kimia dari material-material ini, akan membuat benda menghilang sebelum dapat dideteksi oleh mata, klaim tim peneliti ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sir John Pendry, dari Imperial College London, telah merintis bidang meta-material, dimana nuansa-nuansa struktur, bukan sifat kimiawi, mengendalikan sifat-sifat benda. Untuk berinteraksi dengan cahaya dan menghasilkan sifat-sifat yang menurut Pendry "sulit atau tidak mungkin ditemukan di alam", satu-satunya kondisi yang harus diberikan pada material adalah bahwa sifat-sifatnya harus lebih kecil dari panjang gelombang cahaya yang datang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Material-material ini bisa dibuat dari kawat, yang bisa membawa arus, dan kumparan, yang membentuk medan magnet. "Tidak jadi masalah apakah kawat terbuat dari tembaga atau perak," kata Pendry, "Anda tidak perlu berurusan dengan atom-atom. Yang perlu anda lakukan adalah meletakkan sebuah struktur disana yang lebih kecil dari cahaya."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendry telah menunjukkan bahwa medan elektromagnetik bisa dialihkan di sekitar sebuah benda sesuai keinginan dengan merubah struktur sebuah material. Ini mendorong timnya merancang sebuah material penyelubung yang bisa merintangi aliran cahaya, mirip dengan air dalam arus yang dirintangi oleh sebuah hambatan sehingga aliran air berbelok arah; setelah jauh dari rintangan ini air yang mengalir menunjukkan tidak ada tanda-tanda bahwa air tadinya dibelokkan. Ketika gelombang-gelombang cahaya bergabung, objek yang telah merintanginya tidak bisa dilihat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pendry mengibaratkan alat penyelubung tersebut dengan sebuah fatamorgana di jalanan yang panas, dimana suhu yang terus berubah mengubah indeks refraktif udara di atas permukaan jalan tersebut sehingga menghasilkan munculnya citra aneh yang mirip langit. Dengan mengontrol proses ini, efek-efek optik bisa dihasilkan sehingga menyebabkan ketidaknampakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi ada pertentangan yang timbul dalam bidang metamaterial. Ulf Leonhardt di University of St Andrews, Inggris, mengklaim tidak mungkin membuat alat penyelubung yang bisa mencapai ketidaknampakan secara sempurna, "seseorang tidak akan pernah bisa bersembunyi secara sempurna dari gelombang," kata dia. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendry tidak setuju. Dengan piranti spesifik panjang gelombang yang dia buat, cahaya dengan panjang gelombang tertentu bisa membuat sebuah objek tidak tampak secara sempurna. Sebuah penyelubung bisa membuat suatu benda tidak terlihat pada panjang gelombang merah, tetapi ketika cahaya bergeser ke panjang gelombang hijau dan biru, sebagian dari benda tersebut akan terlihat, kata dia, dengan menambahkan bahwa, dengan bantuan rekan-rekannya di Duke University, Amerika Serikat, material-material ini akan dibuat dalam waktu dekat.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Pendry mengatakan bahwa untuk menghasilkan material penyelubung yang diharapkan, yang menggunakan panjang gelombang panjang sekitar 3cm, suatu generasi material baru diperlukan. "Ini sekarang menjadi penting. Kami telah memiliki segala sesuatu yang kami ketahui yang bisa kami lakukan jika konsep kimia ini benar," ungkapnya ke &lt;em&gt;Chemistry World&lt;/em&gt;. Dia berharap agar logam-logam dan aloy-aloy baru akan dibuat dan digunakan pada benda-benda penyelubung tidak hanya untuk digunakan dalam militer, tetapi juga pada hal-hal seperti penyelubungan sebuah benda dalam peranti radar pengontrol lalu lintas udara. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Disadur dari:&lt;a href="http://www.rsc.org/chemistryworld/" target="_new"&gt; http://www.rsc.org/chemistryworld/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-7298955835975512794?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/7298955835975512794/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=7298955835975512794' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/7298955835975512794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/7298955835975512794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2009/01/mantel-ajaib-mantel-yang-dapat-membuat.html' title=''/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-2549959983799299318</id><published>2009-01-06T15:42:00.001+07:00</published><updated>2009-01-06T15:42:39.561+07:00</updated><title type='text'>ROKOK SEBABKAN PRODUKSI SPERMA MENURUN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Arial Black&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Franklin Gothic Medium&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Bagi anda yang ingin mrmpunyai momongan namun tidak kunjung datang juga, ada baiknya jika anda berhenti merokok atau menghindari paparan rokok. Selain sederet efek negatif, rokok juga dapat mengakibatkan rendahnya produksi sperma pada lelaki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Franklin Gothic Medium&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Prof.Drs.dr. Wahyuning Ramelan, Sp.And.( Spesialis Andrologi) dari Brawijaya Women &amp;amp; Children Hospital mengatakan, berdasarkan penelitian kasar yang dilakukan terhadap lelaki yang merokok dan tidak merokok, hasilnya adalah lelaki yang merokok cenderung memiliki sperma yang lebih rendah dibandingkan lelaki yang tidak merokok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Franklin Gothic Medium&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Kriteria sperma yang baik berdasarkan WHO&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah memiliki volume 2-5 milimeter(ml) sekali keluar. Sedang lelaki sangat subur memiliki lebih dari 200 juta sel sperma sekali keluar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Franklin Gothic Medium&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;“Memang sampai kini belum ada penelitian resmi dan angka akurat pada manusia mengenai pengaruh rokok ini. Tetapi memang ada faktor itu,” kata dr. Ramelan, disela sebuah diskusi di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, belum lama ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Franklin Gothic Medium&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Hal yang sama juga terjadi pada penelitian yang dilakukan pada hewan percobaan,. Menurut dr. Ramelan, jika hewan coba diberi paparan rokok, pada hewan jantan akan mengalami penurunan produksi sperma. Selain itu, kecendrungan memiliki anak dengan cacat bawaan juga cenderung meningkat dibandingkan hewan yang tidak diberi paparan rokok. “Sebaiknya hindari paparan rokok. Karena kita juga tidak tahu sensivitas kita. Setiap individu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:State&gt;&lt;/st1:place&gt; beda-beda,” tuturnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Franklin Gothic Medium&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Franklin Gothic Medium&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Franklin Gothic Medium&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Franklin Gothic Medium&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-2549959983799299318?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/2549959983799299318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=2549959983799299318' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/2549959983799299318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/2549959983799299318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2009/01/rokok-sebabkan-produksi-sperma-menurun_06.html' title='ROKOK SEBABKAN PRODUKSI SPERMA MENURUN'/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-1180422564170634695</id><published>2009-01-06T15:40:00.000+07:00</published><updated>2009-01-06T15:42:09.661+07:00</updated><title type='text'>BISNIS MELALUI INTERNET DENGAN BLOG</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 26.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setelah anda berhasil membuat sebuah blog, Anda pun dapat memanfaatkan blog Anda tersebut untuk dapat menghasilkan tambahan pendapatan. Anda dapat memulai berbisnis melalui internet dengan blog yang telah anda buat itu. Salah satu caranya adalah dengan menyewa blog anda untuk dipasangi iklan dari para pemasang iklan. Cara termudah yang dapat anda lakukan adalah dengan mengikuti program yang ditawarkan oleh &lt;i style=""&gt;Google &lt;/i&gt;dengan Google Adsensenya. Dengan mengikuti program ini berarti anda mempersilahkan Google untuk memasang iklan dari pada pengiklan yang bekerja sama dengan &lt;i style=""&gt;Google&lt;/i&gt; ke halaman blog anda, dan anda nantinya akan mendapatkan komisi dari setiap iklan yang diklik oleh pengunjung blog anda. Jika anda tertarik dan penasaran tentang berbisnis di internet dengan menggunakan blog ini, maka berikut diberikan penjelasan selengkapnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 27pt; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;A.Persyaratan Mendaftar Sebagai Anggota Google Adsense&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sebelum mendaftar untuk menjadi anggota Google Adsense ada beberapa syarat yang harus anda penuhi dan setujui untuk bisa bergabung menjadi anggota Google Adsense. Prasarat ini antara lain: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;v&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Memiliki email yang beralamatkan di Gmail.com&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;v&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Memiliki alamat website sendiri atau memiliki blog yang beralamatkan di &lt;i style=""&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;http://www.blogger.com&lt;/a&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;v&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Telah mem-posting sedikitnya empat artikel menggunakan bahasa Inggris dengan topik-topik yang anda sukai dan pastikan bahwa artikel tersebut memang layak dipublikasi dan menarik minat pengunjung untuk masuk ke dalam blog anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;v&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk berpartisipasi menjadi anggota Google Adsense anda harus berusia minimal 18 tahun. Bukti ini nantinya akan diketahui dari arsip Bank jika anda melakukan penarikan uang yang telah dibayarkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;v&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pembayaran akan dilakukan oleh Google Adsense berdasarkan jumlah klik yang masuk ke dalam iklan anda, dengan catatan anda tidak mendorong terjadinya klik baik secara langsung atau tidak langsung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;v&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pembayaran akan dilakukan kurang lebih 30 hari setiap bulannya dengan jumlah minimal pendapatan $ 100.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;v&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jika anda ingin mengakhiri perjanjian maka pembayaran akan dilakukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kurang lebih 90 hari sejak diterimanya pemberhentian perjanjian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;v&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pembayaran tidak akan dilakukan jika anda dianggap sebagai partisipan yang tidak aktif, yakni selama 2 tahun berturut-turut anda tidak mendapatkan pembayaran dari Google Adsense.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Penolakan ini juga bisa dikarenakan data diri yang anda masukkan sebelumnya ketika mendaftar tidak valid sehingga Google Adsense tidak bisa menghubungi anda.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 66.75pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;v&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Google Adsense berhak untuk mempublikasikan nama dan logo anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Apabila artikel dalam bahasa Inggris telah anda &lt;i style=""&gt;posting&lt;/i&gt;, Anda bisa memasukkan video dari Youtube sebagai pelengkapnya meski hal ini tidak mutlak namun langkah ini bisa anda lakukan agar pengunjung tidak bosan dan mempunyai alternatif lain selain membaca artikel dalam bentuk teks.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Selain bahasa Inggris sebenarnya ada beberapa bahasa lain yang didukung penggunaannya di dalam Google Adsense. Bahasa ini antara lain Arab, Bulgaria, Cina, Kroasia, Belanda, Prancis, Jerman, Yunani, Itali, Jepang, Korea, Norwegia, Portugis, Rumania, Rusia, Serbia, Slovakia, Spanyol, Swedia,Turki.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sedangkan beberapa bahasa yang tidak &lt;i style=""&gt;support&lt;/i&gt; untuk digunakan di dalam Google Adsense selain bahasa Indonesia(semua bahasa dalam rumpun melayu) adalah bahasa &lt;st1:country-region st="on"&gt;Thailand&lt;/st1:country-region&gt; dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Vietnam&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;Blogspot: teman nambah, duit melimpah/mediakom&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-1180422564170634695?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/1180422564170634695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=1180422564170634695' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/1180422564170634695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/1180422564170634695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2009/01/bisnis-melalui-internet-dengan-blog_06.html' title='BISNIS MELALUI INTERNET DENGAN BLOG'/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-1971605872370279546</id><published>2009-01-06T15:21:00.001+07:00</published><updated>2009-01-06T15:22:34.919+07:00</updated><title type='text'>ROKOK SEBABKAN PRODUKSI SPERMA MENURUN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:14;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="EN-US"&gt;Bagi anda yang ingin mrmpunyai momongan namun tidak kunjung datang juga, ada baiknya jika anda berhenti merokok atau menghindari paparan rokok. Selain sederet efek negatif, rokok juga dapat mengakibatkan rendahnya produksi sperma pada lelaki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Prof.Drs.dr. Wahyuning Ramelan, Sp.And.( Spesialis Andrologi) dari Brawijaya Women &amp;amp; Children Hospital mengatakan, berdasarkan penelitian kasar yang dilakukan terhadap lelaki yang merokok dan tidak merokok, hasilnya adalah lelaki yang merokok cenderung memiliki sperma yang lebih rendah dibandingkan lelaki yang tidak merokok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="EN-US"&gt;Kriteria sperma yang baik berdasarkan WHO&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah memiliki volume 2-5 milimeter(ml) sekali keluar. Sedang lelaki sangat subur memiliki lebih dari 200 juta sel sperma sekali keluar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="EN-US"&gt;“Memang sampai kini belum ada penelitian resmi dan angka akurat pada manusia mengenai pengaruh rokok ini. Tetapi memang ada faktor itu,” kata dr. Ramelan, disela sebuah diskusi di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, belum lama ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="EN-US"&gt;Hal yang sama juga terjadi pada penelitian yang dilakukan pada hewan percobaan,. Menurut dr. Ramelan, jika hewan coba diberi paparan rokok, pada hewan jantan akan mengalami penurunan produksi sperma. Selain itu, kecendrungan memiliki anak dengan cacat bawaan juga cenderung meningkat dibandingkan hewan yang tidak diberi paparan rokok. “Sebaiknya hindari paparan rokok. Karena kita juga tidak tahu sensivitas kita. Setiap individu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; beda-beda,” tuturnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-1971605872370279546?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/1971605872370279546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=1971605872370279546' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/1971605872370279546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/1971605872370279546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2009/01/rokok-sebabkan-produksi-sperma-menurun.html' title='ROKOK SEBABKAN PRODUKSI SPERMA MENURUN'/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-6972212463088284232</id><published>2009-01-06T15:18:00.000+07:00</published><updated>2009-01-06T15:21:02.979+07:00</updated><title type='text'>BISNIS MELALUI INTERNET DENGAN BLOG</title><content type='html'>Setelah anda berhasil membuat sebuah blog, Anda pun dapat memanfaatkan blog Anda tersebut untuk dapat menghasilkan tambahan pendapatan. Anda dapat memulai berbisnis melalui internet dengan blog yang telah anda buat itu. Salah satu caranya adalah dengan menyewa blog anda untuk dipasangi iklan dari para pemasang iklan. Cara termudah yang dapat anda lakukan adalah dengan mengikuti program yang ditawarkan oleh Google dengan Google Adsensenya. Dengan mengikuti program ini berarti anda mempersilahkan Google untuk memasang iklan dari pada pengiklan yang bekerja sama dengan Google ke halaman blog anda, dan anda nantinya akan mendapatkan komisi dari setiap iklan yang diklik oleh pengunjung blog anda. Jika anda tertarik dan penasaran tentang berbisnis di internet dengan menggunakan blog ini, maka berikut diberikan penjelasan selengkapnya.&lt;br /&gt;A.Persyaratan Mendaftar Sebagai Anggota Google Adsense&lt;br /&gt;Sebelum mendaftar untuk menjadi anggota Google Adsense ada beberapa syarat yang harus anda penuhi dan setujui untuk bisa bergabung menjadi anggota Google Adsense. Prasarat ini antara lain: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Memiliki email yang beralamatkan di Gmail.com&lt;br /&gt; Memiliki alamat website sendiri atau memiliki blog yang beralamatkan di http://www.blogger.com.&lt;br /&gt; Telah mem-posting sedikitnya empat artikel menggunakan bahasa Inggris dengan topik-topik yang anda sukai dan pastikan bahwa artikel tersebut memang layak dipublikasi dan menarik minat pengunjung untuk masuk ke dalam blog anda.&lt;br /&gt; Untuk berpartisipasi menjadi anggota Google Adsense anda harus berusia minimal 18 tahun. Bukti ini nantinya akan diketahui dari arsip Bank jika anda melakukan penarikan uang yang telah dibayarkan.&lt;br /&gt; Pembayaran akan dilakukan oleh Google Adsense berdasarkan jumlah klik yang masuk ke dalam iklan anda, dengan catatan anda tidak mendorong terjadinya klik baik secara langsung atau tidak langsung.&lt;br /&gt; Pembayaran akan dilakukan kurang lebih 30 hari setiap bulannya dengan jumlah minimal pendapatan $ 100.&lt;br /&gt; Jika anda ingin mengakhiri perjanjian maka pembayaran akan dilakukan  kurang lebih 90 hari sejak diterimanya pemberhentian perjanjian.&lt;br /&gt; Pembayaran tidak akan dilakukan jika anda dianggap sebagai partisipan yang tidak aktif, yakni selama 2 tahun berturut-turut anda tidak mendapatkan pembayaran dari Google Adsense.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penolakan ini juga bisa dikarenakan data diri yang anda masukkan sebelumnya ketika mendaftar tidak valid sehingga Google Adsense tidak bisa menghubungi anda.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Google Adsense berhak untuk mempublikasikan nama dan logo anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila artikel dalam bahasa Inggris telah anda posting, Anda bisa memasukkan video dari Youtube sebagai pelengkapnya meski hal ini tidak mutlak namun langkah ini bisa anda lakukan agar pengunjung tidak bosan dan mempunyai alternatif lain selain membaca artikel dalam bentuk teks.&lt;br /&gt;Selain bahasa Inggris sebenarnya ada beberapa bahasa lain yang didukung penggunaannya di dalam Google Adsense. Bahasa ini antara lain Arab, Bulgaria, Cina, Kroasia, Belanda, Prancis, Jerman, Yunani, Itali, Jepang, Korea, Norwegia, Portugis, Rumania, Rusia, Serbia, Slovakia, Spanyol, Swedia,Turki.&lt;br /&gt;Sedangkan beberapa bahasa yang tidak support untuk digunakan di dalam Google Adsense selain bahasa Indonesia(semua bahasa dalam rumpun melayu) adalah bahasa Thailand dan Vietnam.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Blogspot: teman nambah, duit melimpah/mediakom&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-6972212463088284232?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/6972212463088284232/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=6972212463088284232' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/6972212463088284232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/6972212463088284232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2009/01/bisnis-melalui-internet-dengan-blog.html' title='BISNIS MELALUI INTERNET DENGAN BLOG'/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-7796434287394907841</id><published>2008-12-31T19:57:00.000+07:00</published><updated>2008-12-31T19:58:22.886+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSibling%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="Edit-Time-Data" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSibling%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_editdata.mso"&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1028"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:26;"&gt;Karbon dioksida dalam Mamalia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:26;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;Karbon dioksida dihasilkan pada sel-sel jaringan sebagai salah satu produk akhir metabolisme. Walaupun kelarutannya dalam air hanya 0,3 mL (STP) persatuan mL. Darah yang mengalir dari sel kembali ke paru-paru mengandung 5,5 sampai 6 mL CO&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;perseratus mL. Hal itu berarti bahwa pengangkutan CO&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;dalam darah harus memakai cara lain selain melalui proses pelarutan biasa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;Kenyataannya, 85% dari CO&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;total diangkut oleh plasma dalam bentuk natrium hydrogen karbonat, NAHCO&lt;sub&gt;3. &lt;/sub&gt;Dari sisanya, 10% diangkut dalam terikat pada gugus amino yang tedapat dalam molekul hemoglobin, yaitu sebagai karbaminohemoglobin, HbCO&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;, dan 5% dalam bentuk terlarut. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;Pembentukan natrium hydrogen karbonat dalam darah adalah suatu proses yang rumit. Karbon dioksida dan jaringan berdifusi ke dalam sel darah merah yang mengandung enzim karbonat anhidrase. Enzim ini mengkatalisis penggabungan CO&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;dan air menjadi asam karbonat, H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; .Asam itu kemudian berdisosiasi menghasilkan ion-ion H&lt;sup&gt;+ &lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dan HCO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt; . Ion hydrogen karbonat berdifusi ke luar dari sel darah merah ke dalam plasma dan sejumlah equivalen ion klorida dari plasma masuk ke dalam sel. Peristiwa ini yang disebut pergeseran klorida, diperlukan untuk menjamin kenetralan larutan dalam sel, karena dinding sel tidak permeable bagi ion-ion hydrogen yang bermuatan positif.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;Sebagian dari ion-ion hydrogen bebas dalam sel darah merah bergabung dengan deoksihemoglobin yang merupakan basa kuat. Dalam paru-paru deoksihemoglobin ini menyerap oksigen sehinggan menjadi basa yang lebih lemah, akibatnya ion-ion hydrogen yang tadinya terikat dilepaskan kembali. Ion-ion ini kemudian bergabung dengan ion hydrogen karbonat yang akhirnya terdisosiasi menjadi CO&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;an air&lt;sub&gt; &lt;/sub&gt;dengan pertolongan enzim karbonat anhidrase. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;Sistem H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;-NaHCO&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;sangat penting bagi darah, karena merupakan salah satu buffer yang mengatur konsentrasi ion hydrogen dalam darah. Hubungan matematika antara konsentrasi ion hydrogen dan konsentrasi H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; dan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;NaHCO&lt;sub&gt;3&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;diberikan oleh persamaan Henderson-Hasselbach:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:rect id="_x0000_s1026" style="'position:absolute;left:0;text-align:left;"&gt;  &lt;v:textbox&gt;   &lt;![if !mso]&gt;   &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;    &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;&lt;![endif]&gt;     &lt;div&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;pH=pKa+log &lt;sup&gt;anion&lt;span style="'mso-spacerun:yes'"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;sub&gt;asam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sub&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sub&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sub&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sub&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sub&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sub&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sub&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sub&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sub&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;     &lt;![if !mso]&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;   &lt;/table&gt;   &lt;![endif]&gt;&lt;/v:textbox&gt; &lt;/v:rect&gt;&lt;v:line id="_x0000_s1027" style="'position:absolute;left:0;" from="207pt,47.65pt" to="225pt,56.65pt"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;table align="left" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td width="167" height="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Sibling/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" shapes="_x0000_s1026 _x0000_s1027" width="210" height="76" /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Dengan Ka adalah tetapan disosiasi asam. Bagi asam karbonat pKa=6,4&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-7796434287394907841?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/7796434287394907841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=7796434287394907841' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/7796434287394907841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/7796434287394907841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2008/12/v-behaviorurldefaultvml-o.html' title=''/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-3763362896191382854</id><published>2008-12-31T19:56:00.000+07:00</published><updated>2008-12-31T19:57:47.406+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSibling%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 27pt;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:20;"&gt;Terjadinya Iklim Planet Bumi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:20;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;Orang memperkirakan bahwa adanya iklim yang memungkinkan hidupnya organisme di bumi, disebabkan oleh jarak yang paling tepat dari matahari. Oleh karena itu, dipermukaan kerak bumi ditemukan air yang teramat penting bagi kehidupan. Padahal kita tahu bahwa Mars terlampau dingin, sementara Venus terlampau panas. Di antara ketiga planet itu jarak Venus paling dekat, dan jarak Mars paling jauh dari Matahari.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;Namun, Penjelasan lebih lanjut meliputi dugaan bahwa tadinya di permukaan ketiga planet itu terdapat unsur mineral dan atmosphere yang sama (termasuk uap air dan CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;), serta suhu yang memungkinkan kehadiran cairan di sebagian permukaan planet. Akan tetapi, terjadi perbedaan dalam kemampuan mendaur ulang CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; di antara kerak planetdan atmosper. Sebagaimana uap air dan senyawa tertentu, CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; merupakan gas rumah kaca, yaitu dapat melewatkan cahaya Matahari, tetapi mengabsorbsi radiasi infra merah (kalor) yang timbul dari planet, serta meradiasi kembali sebagian dari kalor tersebut ke bumi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;Adanya iklim moderat di planet bumi disebabkan adanya mekanisme daur ulang CO&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;yang meningkatkan jumlah&lt;sub&gt; &lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; jika permukaan bumi menjadi dingin, dan mengurangi jumlah itu jika suhu tanah meningkat. Mars membeku karena kehilangan kemampuan guna mengeluarkan gas dari atmosfernya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;Pertukaran CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; berlangsung melalui daur geokimia antara karbonat dan silikat. Karbon dioksida di atmosfer larut dalam air hujan menjadi H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3. &lt;/sub&gt;Air hujan menyebabkan erosi batuan yang mengandung kalsium silikat. Disini, H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;bereaksi dengan batuan dan membebaskan ion kalsium dan ion bikarbonat ke dalam air tanah yang mengangkutnya ke sungai dan laut. Di laut, plankton dan organisme lain memakai ion tersebut dalam cangkangnya (CaCO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;). Organisme yang mati menjadikan sedimen karbonat di dasar laut. Sewaktu sedimen terbawa, serta terkena tekanan dan suhu yang meningkat, maka kalsium karbonat bereaksi dengan silika, dan membangun kembali batuan silika serta membebaskan gas CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;. Gas memasuki atmosfer antara lain melalui letusan gunung berapi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;Selain itu, biota meniadakan sekitar 20% CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; dari atmosfer melalui fotosintesis. Jika tumbuhan mati, maka karbon organik masuk ke dalam sedimen yang selanjutnya terangkut ke permukaan bumi. &lt;sub&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-3763362896191382854?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/3763362896191382854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=3763362896191382854' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/3763362896191382854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/3763362896191382854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2008/12/normal-0-false-false-false_31.html' title=''/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-6429127909920108544</id><published>2008-12-31T19:54:00.000+07:00</published><updated>2008-12-31T19:56:51.172+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSibling%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:24;"&gt;GERAK BROWN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:16;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Dalam fisika kita mengenal sejumlah gerak. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;i style=""&gt; gerak lurus beraturan, gerak lurus berubah beraturan, gerak melingkar beraturan.&lt;/i&gt; Gerak itu dilukian dalam hukum &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Newton&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang merupakan hukum dasar mekanika.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;Agak berbeda dengan berbagai gerak terdahulu yang beraturan, maka gerak Brown merupakan gerak acak yang sama sekali tidak beraturan. Lintasan gerak Brown dapat terjadi dalam jarak yang besar maupun dalam jarak yang sangat kecil. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;Gerak Brown juga muncul dalam bidang Matematika. Benoit. E. Mandel menciptakan cabang matematika yang dikenal dengan nama fractal. Jika fractal itu ditampilkan dalam bentuk geometri, maka cirri garis menyerupai gerak Brown. Jika garis diantara dua titik pada satu gambar fractal yang tampak lurus kita perbesar, maka potongan garis itu menunjukkan lagi garis berliku yang rumit.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;Gerak Brown ditemukan Robert Brown dalam studinya di bidang biologi. Dia melihat di bawah mikroskop pergerakan tepung sari yang terus menerus dalam air. Kemudian Brown juga mengamati dalam batu kristal yang transparan, partikel-partikel kecil yang terus bergerak secara tidak teratur, seperti yang dilihatnya pada tepung sari dalam eksperimen biologi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;Brown menemukan bahwa gerak itu bebas dari pengaruh luar, getaran mekanik, arus konveksi, keadaan kimiawi. Gerakan itu terdapat dalam sol, aerosol, emulsi, dan kabut. Misalnya dalam sol As&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;S&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang bermuatan negatif.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;Gerak Brown dijelaskan melalui teori molekul dan atom. Zat padat, cair dan gas terdiri atas molekul-molekul dan atom-atom. Pada zat cair dan gas, molekul dan atom bergerak lebih bebas daripada di dalam zat padat. Gerakan itu meningkat ketika suhu meningkat. Pada suhu tinggi molekul dan atom memperoleh tenaga gerak yang lebih besar sehingga gerakan mereka lebih hebat. Di dalam gerakan, mereka ditabrakan satu dengan yang lain. Butir tepung sari juga ditabrak oleh molekul-molekul dan atom-atom. Namun warna tepung sari itu besar, maka diperlukan banyak sekali molekul dan atom untuk menggerakkan butir tepung sari. Karena ditabrak oleh banyak sekali molekul dan atom secara acak, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; resultan tabrakan itupun menjadi acak. Bersama itu, butir tepung saripun akan bergerak secara acak menurut &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; resultan yang acak itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;Gerak Brown digunakan untuk menerangkan berbagai gejala fisika dari teori kinetik gas, konstanta Avogadro, sampai ke termodinamika dan probabilitas.Bahkan sampai sekarang peristiwa ekonomi dan navigasi sempat dikaitkan dengan gerak Brown. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-6429127909920108544?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/6429127909920108544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=6429127909920108544' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/6429127909920108544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/6429127909920108544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2008/12/normal-0-false-false-false.html' title=''/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-1454658189269608075</id><published>2008-12-19T14:52:00.001+07:00</published><updated>2008-12-19T14:56:02.580+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>AKHIRNYA USAI JUGA..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Akhirnya usai juga tes semesterannya.. saya harap  saya mendapatkan nilai-nilai yang terbaik dari semua. tapi saya bingung mau melanjutkan kemana setelah saya lulus nanti, coz kebentur biaya sich..............heheheheheheheh'''''&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-1454658189269608075?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/1454658189269608075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=1454658189269608075' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/1454658189269608075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/1454658189269608075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2008/12/akhirnya-usai-juga.html' title=''/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-8766366179700764754</id><published>2008-12-17T15:14:00.000+07:00</published><updated>2008-12-17T15:17:34.353+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;   &lt;table style="width: 678px; height: 46px;" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="right" nowrap="nowrap"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:130%;"  &gt;&lt;b&gt;Ditemukan Cara Menghentikan Tsunami&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;     &lt;img src="http://www.fisikanet.lipi.go.id/gambar/1226275537.jpg" align="right" border="1" hspace="5" vspace="5" width="200" /&gt;        &lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;Upaya untuk menemukan cara menghentikan tsunami terus dilakukan. Tim ahli fisika dari Inggris dan Prancis mengembangkan penahan tak kelihatan yang secara teori mampu melindungi pantai dari serangan gelombang ombak besar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;Solusi ini dipublikasikan di jurnal Physical Review Letters. Sebastian Guenneau, salah satu anggota peneliti ini menjelaskan, penelitian dilakukan dengan menggunakan gelombar air untuk memvisualisasikan pergerakan linear secara terus menerus dan kemungkinan cara menghentikannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;Guenneau dan ahli fisika dari Centre National de la Recherche Scientifique dan Aix-Marseille Universite di Prancis menggunakan perangkat khusus untuk mengubah arah gelombang tsunami. Berdasarkan percobaan, penahan tsunami mungkin bisa diwujudkan di dunia kenyataan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;Konsep penahan ini menggunakan kolom pilar dalam beberapa posisi dan berbentuk melingkar. Di laboratorium sebuah silinder alumunium dibagi dalam 50 kolom. Kolom ini fungsinya akan memecah gelombang yang datang, sehingga semua struktur yang ada dibelakang pilar ini akan aman. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;Penemuan ini mendapat pujian atas kreatifitasnya. Namun banyak yang skeptis percobaan kecil di dalam laboratorium bisa benar-benar berhasil mengatasi bencana sebenarnya, seperti tsunami di Samudera Hindia yang menewaskan lebih dari 200 ribu orang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;Penahan ini mungkin bisa bekerja untuk pulau yang kecil atau semacam fasilitas nuklir pinggir pantai, dengan mengelilingi kolom-kolom berbentuk setengah lingkaran. Namun untuk wilayah yang lebih luas, tidak akan memungkinkan. Secara praktis, penahan ini hanya mungkin melindungi kilang minyak dan gas lepas pantai. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;Costas Synolakis, Direktur Tsunami Research Center di University of Southern California Los Angeles menghargai jerih patah Guenneau dan sejawatnya. Tapi Synolakis seperti yang lain juga masih menyangsikan apakah percobaan ini terbukti berguna untuk melindungi straktur di lepas pantai atau bangunan di tepi lautan. “Dari ide memang bagus, tapi apakah bisa diaplikasikan belum tentu,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;Dia kagum dengan struktur alumunium yang mampu memecah datangnya gelombang dan mengurangi energi dengan membuat air tetap mengalir.” Untuk yang satu ini mereka melakukannya secara sempurna,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:helvetica;font-size:85%;"  &gt;  &lt;i&gt;&lt;u&gt;Sumber&lt;/u&gt; : &lt;a style="text-decoration: none;" href="http://www.inilah.com/" target="_top" onmouseover="window.status='ke situs ini';return true"&gt;inilah.com (31 Oktober 2008)&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-8766366179700764754?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/8766366179700764754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=8766366179700764754' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/8766366179700764754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/8766366179700764754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2008/12/ditemukan-cara-menghentikan-tsunami.html' title=''/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-1140721288384045488</id><published>2008-12-17T14:56:00.000+07:00</published><updated>2008-12-17T15:10:30.359+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kimia material'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 11px;color:#fb6101;" &gt;Silikon untuk baterai yang lebih tahan lama&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.chem-is-try.org/images/artikel/face_baterai.jpg" align="left" /&gt;Sebuah anoda berbasis silikon baru bisa meningkatkan kapasitas penyimpanan baterai-baterai ion litium dengan menambah waktu operasi peranti-peranti seperti laptop dan telepon genggam hingga sampai tujuh kali lipat, menurut para peneliti di Korea Selatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Baterai-baterai ion litium isi ulang merupakan sumber daya yang umum untuk berbagai peranti elektronik, dan juga sedang diteliti untuk digunakan pada mobil-mobil listrik hibrid − tetapi kapasitasnya perlu ditingkatkan untuk memenuhi permintaan akan daya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Baterai-baterai ion litium menghasilkan arus listrik dari pergerakan ion-ion litium dari sebuah anoda grafit ke sebuah katoda berbasis logam. Ketika baterai sedang diisi, ion-ion litium bergerak kembali ke anoda grafit, dimana kemudian mereka terjebak. Akan tetapi grafit memiliki kapasitas penyimpanan yang relatif rendah − sehingga mengganti dengan material yang bisa menyimpan lebih banyak ion litium akan memungkinkan baterai tahan lebih lama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa penelitian baru-baru ini telah berfokus pada penggunaan silikon, yang membentuk aloy-aloy litium dan bisa menyimpan jauh lebih banyak muatan dibanding grafit. Tetapi silikon mengembang hingga sampai 300 persen ketika aloy terbentuk, dan selanjutnya menyusut kembali ketika ion-ion litium dilepaskan. Setelah beberapa kali isi ulang, struktur silikon mulai rusak dan tidak lagi menyimpan ion-ion tersebut secara efektif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekarang, Jaephil Cho dan rekan-rekannya di Hanyang University di Korea Selatan menganggap bahwa mereka telah memecahkan masalah ini dengan membuat sebuah material silikon berpori yang dapat mengakomodasi ekspansi dan kontraksi ini. Material ini dibuat dengan memanaskan nanopartikel silikon dioksida dengan sebuah gel berbasis silikon pada suhu 900°C dibawah argon. Silikon dioksida kemudian terlepas, menyisakan sebuah jejaring kristal-kristal silikon yang saling terhubung dilapisi dengan sebuah lapisan tipis karbon.&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://www.chem-is-try.org/images/artikel/baterai.jpg" alt="" border="0" height="211" width="300" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;Dinding berpori kecil memastikan material bisa mengembang tanpa terjadi fraktur&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Struktur yang dihasilkan mengandung pori-pori dengan dinding-dinding silikon tipis, ketebalannya hanya sekitar 400 nm. Pori-pori tersebut memungkinkan struktur ini "bernafas" − sehingga bahkan setelah mengembang dan berkontraksi selama lebih dari 100 kali isi ulang, material ini tetap mempertahankan kepaduan struktur. Tim Cho membuktikan hal ini dengan terus menerus menyimpan muatan listrik lebih dari 2800 miliamper jam per gram − sebuah nilai yang sekitar tujuh kali lebih tinggi dibanding grafit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses pembuatannya cukup sederhana dan mudah ditingkatkan menjadi skala industri, kata tim peneliti ini − mereka mengatakan bahwa sebelumnya mereka telah bekerja sama dengan sebuah pabrik baterai. Tim ini juga menambahkan bahwa kapasitas penyimpanan yang lebih besar tidak berarti bahwa baterai memerlukan waktu lebih lama untuk diisi ulang. Struktur yang berpori tersebut bisa dengan cepat terisi − sehingga memungkinkan pengisian cepat dan pengosongan jika diperlukan. Dengan sifat ini, baterai tersebut dapat digunakan dalam aplikasi bertenaga lebih tinggi seperti mobil-mobil hibrid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Saya pikir ini adalah pendekatan yang sangat cerdas dan merupakan kemajuan signifikan di bidang ini," kata Steven Hackney, seorang ahli desain baterai di Michigan Tech, US. "Akan tetapi, karena material ini memiliki area permukaan yang sangat tinggi, mereka mungkin perlu hati-hati karena interaksi antara anoda dan elektrolit bisa merusak bagi operasi baterai."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Kinerja material baru ini cukup mengesankan," papar John Irvine setuju, yang meneliti material-material anoda di University of St Andrews, UK. "Kemajuan ini akan memungkinkan pembuatan baterai yang lebih kecil dan lebih ringan, disamping mempertahankan operasi yang aman."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disadur dari:&lt;a href="http://www.rsc.org/chemistryworld/" target="_new"&gt; http://www.rsc.org/chemistryworld/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-1140721288384045488?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/1140721288384045488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=1140721288384045488' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/1140721288384045488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/1140721288384045488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2008/12/silikon-untuk-baterai-yang-lebih-tahan.html' title=''/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-5930043276421093456</id><published>2008-12-04T13:38:00.001+07:00</published><updated>2008-12-04T13:41:18.333+07:00</updated><title type='text'>Komputer berbasis kimia</title><content type='html'>Kimiawan di Israel dan Cina telah mengembangkan sebuah elektroda terfungsionalisasi yang bertindak sebagai sebuah elemen memori untuk mengkodekan dan mengolah informasi.&lt;br /&gt;Itamar Willner di Universitas Jerusalem dan rekan-rekannya membuat sebuah saklar on/off dengan memodifikasi elektroda emas dengan sebuah ekalapis (monolayer) organik yang merespon terhadap stimulus elektrokimia dan fotokimia.&lt;br /&gt;Sistem on/off dari elemen-elemen merupakan salah satu dasar untuk membuat komputer elektronik standar. Agar dapat diterapkan secara praktis, pendekatan berbasis kimia harus dipadukan dengan sistem-sistem yang memungkinkan pembacaan data yang tersimpan.&lt;br /&gt;Willner mengkodekan informasi dengan stimulasi elektrik yang merubah molekul dari ekalapis (monolayer) menjadi konformasi tertentu. Informasi yang dikodekan ini kemudian dibaca sebagai sebuah perubahan dalam sifat-sifat elektrokimia dari elektroda.&lt;br /&gt;Informasi yang tersimpan selanjutnya bisa dihapus melalui radiasi dengan cahaya panjang gelombang tertentu yang mentransformasi molekul-molekul kembali ke keadaan asal.&lt;br /&gt;Sangat banyak komposisi dan struktur kimia yang ditawarkan oleh molekul-molekul organik yang bisa mengkodekan informasi yang sangat besar, menurut tim peneliti ini.&lt;br /&gt;"Ketertarikan untuk mengembangkan material-material cerdas yang melakukan fungsi-fungsi logika dan operasi aritmetik terus menerus berkembang. Sistem-sistem seperti ini dianggap sebagai komputer-komputer berbasis kimia yang potensial." Papar Willner.&lt;br /&gt;Dia mengatakan bahwa penelitian mereka "akan mendorong para kimiawan organik dan ilmuwan material untuk mensintesis material-material cerdas yang bisa melakukan fungsi dengan kompleksitas dan variabilitas yang lebih tinggi."&lt;br /&gt;Disadur dari:&lt;a href="http://www.rsc.org/chemistryworld/" target="_new"&gt; http://www.rsc.org/chemistryworld/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-5930043276421093456?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/5930043276421093456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=5930043276421093456' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/5930043276421093456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/5930043276421093456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2008/12/komputer-berbasis-kimia_04.html' title='Komputer berbasis kimia'/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-4689910876880868195</id><published>2008-12-04T13:38:00.000+07:00</published><updated>2008-12-04T13:41:16.642+07:00</updated><title type='text'>Komputer berbasis kimia</title><content type='html'>Kimiawan di Israel dan Cina telah mengembangkan sebuah elektroda terfungsionalisasi yang bertindak sebagai sebuah elemen memori untuk mengkodekan dan mengolah informasi.&lt;br /&gt;Itamar Willner di Universitas Jerusalem dan rekan-rekannya membuat sebuah saklar on/off dengan memodifikasi elektroda emas dengan sebuah ekalapis (monolayer) organik yang merespon terhadap stimulus elektrokimia dan fotokimia.&lt;br /&gt;Sistem on/off dari elemen-elemen merupakan salah satu dasar untuk membuat komputer elektronik standar. Agar dapat diterapkan secara praktis, pendekatan berbasis kimia harus dipadukan dengan sistem-sistem yang memungkinkan pembacaan data yang tersimpan.&lt;br /&gt;Willner mengkodekan informasi dengan stimulasi elektrik yang merubah molekul dari ekalapis (monolayer) menjadi konformasi tertentu. Informasi yang dikodekan ini kemudian dibaca sebagai sebuah perubahan dalam sifat-sifat elektrokimia dari elektroda.&lt;br /&gt;Informasi yang tersimpan selanjutnya bisa dihapus melalui radiasi dengan cahaya panjang gelombang tertentu yang mentransformasi molekul-molekul kembali ke keadaan asal.&lt;br /&gt;Sangat banyak komposisi dan struktur kimia yang ditawarkan oleh molekul-molekul organik yang bisa mengkodekan informasi yang sangat besar, menurut tim peneliti ini.&lt;br /&gt;"Ketertarikan untuk mengembangkan material-material cerdas yang melakukan fungsi-fungsi logika dan operasi aritmetik terus menerus berkembang. Sistem-sistem seperti ini dianggap sebagai komputer-komputer berbasis kimia yang potensial." Papar Willner.&lt;br /&gt;Dia mengatakan bahwa penelitian mereka "akan mendorong para kimiawan organik dan ilmuwan material untuk mensintesis material-material cerdas yang bisa melakukan fungsi dengan kompleksitas dan variabilitas yang lebih tinggi."&lt;br /&gt;Disadur dari:&lt;a href="http://www.rsc.org/chemistryworld/" target="_new"&gt; http://www.rsc.org/chemistryworld/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-4689910876880868195?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/4689910876880868195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=4689910876880868195' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/4689910876880868195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/4689910876880868195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2008/12/komputer-berbasis-kimia.html' title='Komputer berbasis kimia'/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-8696738094732723161</id><published>2008-11-29T12:50:00.000+07:00</published><updated>2008-11-29T12:52:59.444+07:00</updated><title type='text'>Batubara Sebagai Sumbar Bahan Bakar Alternatif</title><content type='html'>Baru-baru ini hampir semua daerah di Indonesia mengalami krisis kelangkaan minyak baik jenis bensin, solar maupun minyak tanah. Sangat ironis memang, Indonesia yang merupakan salah satu negara eksportir minyak mentah justru mengalami krisis kelangkaan minyak di dalam negerinya sendiri. Hal ini terjadi karena kilang minyak yang kita miliki tidak mampu mengolah minyak mentah yang kita miliki (karena kondisi kilang yang sudah tua), sehingga kita harus mengimpor minyak mentah kualitas tinggi dari negara lain yang saat ini harganya melambung tinggi. Sementara minyak mentah yang kita miliki harus diekspor untuk diolah melalui kilang-kilang modern milik negara maju.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 8px; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Fenomena antrian panjang di SPBU-SPBU mewarnai keseharian berita di media cetak dan elektronika. Bahkan dibeberapa daerah si pengantri harus menginap di SPBU untuk mendapatkan bahan bakar kendaraannya. Kondisi ini sebenarnya memiliki potensi komplik yang besar baik antara pemilik SPBU dengan konsumen maupun antar sesama konsumen. Perlakuan pilih kasih dari pemilik atau aksi serobot dari sesama pengantri berpotensi menimbulkan keributan. Karena itu kondisi seperti ini jangan dibiarkan berlarut-larut dan mesti diatasi secepatnya dan diantisipasi melalui pembuatan kebijakan-kebijakan pemerintah agar dimasa yang akan datang tidak terulang kembali.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 8px; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Diantara kebijakan yang dapat diambil pemerintah adalah membangun kilang-kilang minyak dengan teknologi modern sehingga mampu mengilang minyak mentah yang kita miliki. Disamping itu perlu pula ditemukan sumber bahan bakar alternatif yang murah karena cadangan minyak dan gas yang kita miliki semakin menipis, akibat makin meningkatnya tingkat konsumsi bahan bakar minyak Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 8px; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sumber bahan bakar alternatif yang murah dan tersedia keberadaannya dalam jumlah besar adalah batubara. Namun penggunaannya dalam bentuk aslinya sebagai bahan bakar masih menyisakan beberapa masalah diantaranya sulit dinyalakan, sulit dikendalikan dan memberikan asap.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 8px; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi hal tersebut para peneliti telah mengembangkan teknologi pengubahan batubara ke bentuk bahan bakar yang menyenangkan. Diantara teknologi tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 8px; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pengubahan batubara menjadi bahan bakar gas (teknologi gasifikasi)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengubahan batubara menjadi bahan bakar cair (teknologi likuifaksi)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pembentukan suspensi batubara-air (teknologi coal-water fuel)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengubahan batubara menjadi bahan bakar padat tak berasap (teknologi briquette)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Teknologi gasifikasi adalah teknologi pengubahan batubara ke dalam fasa gas dengan cara mereaksikan batubara dengan media gasifikasi. Media gasifikasi yang sering digunakan adalah campuran udara-uap air atau campuran udara-carban dioksida. Bila gas yang dihasilkan dimurnikan maka kualitas gas tersebut dapat menyamai kualitas gas alam (natural gas) dengan nilai pembakaran 11.600 kJ/m3. Para peneliti Indonesia dari Balai Penelitian dan Pengkajian Teknologi (BPPT) dan Pusat Pengembangan Teknologi Mineral (PPTM) sedang mempersiapkan teknologi ini agar dapat diterapkan dalam skala komersial di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 8px; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Teknologi likuifaksi adalah teknologi pencairan batubara dengan bantuan panas dan penambahan zat kimia tertentu. Cairan yang terbentuk tersebut selanjutnya difraksionasi/ dikilang untuk menghasilkan berbagai macam bahan bakar cair seperti bensin, solar, minyak tanah dan lain-lain. Teknologi ini sudah lama di kuasai negara maju seperti Jerman, Inggris, Amerika Serikat, Australia dan Jepang. Penguasaan negara Jerman yang baik terhadap teknologi inilah yang merupakan salah satu faktor yang mendukung kemenangan Jerman dalam Perang dunia I. Teknologi ini juga secara intensif sedang dikaji oleh peneliti-peneliti BPPT dan PPTM untuk diterapkan secara komersial.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 8px; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Teknologi coal-water fuel adalah teknologi pembuatan campuran homogen serbuk batubara-air dengan cara mengaduk campuran pada kecepatan tinggi (6000 rpm) sampai terbentuk suatu suspensi yang stabil. Campuran terdiri dari 60 sampai dengan 78 % serbuk batubara dan sisanya air dengan ukuran serbuk minimal 75 mikron. Bahan bakar jenis ini dapat menggantikan fungsi minyak tanah sebagai bahan bakar cair untuk keperluan rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 8px; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan tiga teknologi sebelumnya (yang menghasilkan bahan bakar berwujud cair dan gas), teknologi briquette adalah teknologi pembentukan bahan bakar berwujud padat yang menyenangkan yakni mudah dinyalakan dan tidak berasap. Caranya adalah batubara/ arangnya dibubukkan kemudian dicampurkan dengan bahan pengikat dan bahan penyulut lalu dicetak sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Teknologi ini pernah mendapat perhatian khusus dari pemerintah tahun 1993, yakni dengan dikeluarkannya keputusan presiden tentang program penggantian bahan bakar rumah tangga dari minyak tanah ke briket batubara untuk pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 8px; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sumatera Barat sebagai salah satu provinsi yang memiliki cadangan batubara cukup besar di Indonesia seyogyanya mulai merencanakan pemanfaatan batubara yang dimiliki. Harus ada upaya yang sistematis dari Pemerintah Daerah untuk melakukan program diversifikasi pemanfaatan batubara, sehingga batubara tidak hanya dipakai dalam bentuk aslinya tapi juga diolah kebentuk lain yang lebih mempunyai nilai ekonomis.&lt;br /&gt;                            http://tekimbunghatta.info/readarticle.php?article&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-8696738094732723161?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/8696738094732723161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=8696738094732723161' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/8696738094732723161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/8696738094732723161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2008/11/batubara-sebagai-sumbar-bahan-bakar.html' title='Batubara Sebagai Sumbar Bahan Bakar Alternatif'/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-6983217429126309969</id><published>2008-11-29T10:23:00.000+07:00</published><updated>2008-11-29T10:29:30.579+07:00</updated><title type='text'>Radiasi Nuklir Ternyata Lebih Ramah dibanding Radiasi Alam</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;img src="http://www.chem-is-try.org/images/artikel/face_radiasinuklir.jpg" align="left" /&gt;Jika kita berasumsi secara bebas dengan sebuah pertanyaan; jumlah korban mana yang paling banyak diantara jumlah orang yang meninggal karena radiasi nuklir dengan orang yang meninggal karena merokok?. Seandainya anda pakar kesehatan, tentu anda akan menjawab secara meyakinkan bahwa orang yang meninggal karena merokok, lebih banyak jumlahnya. Dan itu fakta. Tetapi dikarenakan media-media informasi seperti TV, surat kabar, ataupun internet, lebih banyak menyuguhkan negatifnya nuklir, sehingga sering mempengaruhi opini publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anda bayangkan saja, jika anda disuguhkan suatu berita tentang peristiwa Hiroshima dan Nagasaki ataupun peristiwa Tragedi Chernobyl yang merengut nyawa ribuan orang sekaligus. Tentu anda akan menyatakan nuklir sangat berbahaya dan berasumsi jumlah korban nukilr lebih banyak karena korbannya secara massal. Hal ini jauh berbeda dengan korban merokok, tentu kita tidak pernah mendengar adanya korban massal akibat keracunan asap rokok. Yang ada korban akibat merokok berjatuhan disekitar kita, yang terkadang tidak kita sadari. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) diperkirakan 4,9 juta orang meninggal dunia tiap tahunnya. Umumnya vonis akhir secara kesehatan bagi korban merokok ini adalah karena mengidap penyakit kanker.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deskripsi diatas adalah salah satu contoh bahwa radiasi alam lebih berbahaya dari radiasi nuklir? kok bisa? Sebenarnya tanpa disadari oleh para perokok, bahwa selama mereka merokok, mereka telah terpapar radiasi salah satu gas radioaktif alam yaitu gas radon yang terdapat dalam daun tembakau. Radioaktif alam ini berasal dari pupuk fospat (P) yang dipupukkan pada daun tembakau sehingga gas radon terakumulasi di dalam tembakau. Sehingga perokok akan mudah terkena kanker paru-paru karena radiasi dari gas radon tersebut dapat masuk ke dalam paru-paru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara umum gas radon ini lebih banyak terserap oleh para penambang bahan galian, karena pekerja tambang secara langsung menghirup gas radon secara berlebihan. Menurut perkiraan resiko kematian akibat gas radon mencapai 0,005%. Di Amerika Serikat misalnya dari sekitar 200 juta penduduknya diperkirakan ada 10-20 ribu orang meninggal karena menghirup gas radon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Indonesia sendiri diketahui beberapa bahan bangunan seperti asbes dan gypsum yang banyak digunakan sebagai atap, semen, dan lain sebagainya mengandung bahan radioaktif. Di Swedia yang beriklim dingin sehingga rumah-rumah dibuat dari tembok yang tebal dengan ventilasi yang sedikit. Karena itu penumpukkan gas radon dalam rumah menjadi berlebih sehingga ada beberapa rumah yang mengandung unsur radiokatif alam seperti U&lt;sup&gt;238&lt;/sup&gt;, Th&lt;sup&gt;232&lt;/sup&gt;, dan K&lt;sup&gt;40&lt;/sup&gt; di atas batas kewajaran. Kadar gas radon dalam rumah tersebut mencapai 260 Bq/m&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt; udara, padahal kadar wajar di udara adalah 10 Bq/m&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain radiasi gas radon, beberapa radiasi alam yang lain adalah &lt;strong&gt;radiasi kosmik dan sinar UV&lt;/strong&gt; dari lampu neon. Bila dibandingkan dengan radiasi alam ini, bahaya radiasi nuklir jauh lebih kecil dari radiasi alam yang secara wajar kita terima. Hal ini dikarenakan intensitas kita terpapar oleh radiasi alam hampir setiap hari sedangkan radiasi nuklir hanya terjadi apabila terjadi kebocoran reaktor. Tetapi dengan kemajuan teknologi kemungkinan kebocoran itu sangat kecil karena telah dibuatnya keselamatan reaktor yang berlipat-lipat. Selain itu pula, radiasi nuklir buatan diuntungkan dengan waktu paruh dari sumber radiasi yang singkat, diantaranya Ce&lt;sup&gt;137&lt;/sup&gt;, Co&lt;sup&gt;60&lt;/sup&gt;, Xe, dan I&lt;sup&gt;131&lt;/sup&gt;. Radiasi buatan ini mempunyai waktu paruh yang pendek dan zat radiokatif ini dapat dinyatakan habis jika telah 10 kali waktu paruhnya. Semisal waktu paruh dari I&lt;sup&gt;131&lt;/sup&gt; adalah 8 hari, jadi apabila terjadi kebocoran reaktor, maka reaksi yodium ini akan habis dalam waktu 80 hari. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Efek Radiasi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Efek radiasi secara umum bagi tubuh manusia dapat dibagi dalam dua kelompok yaitu:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Efek Stokastik&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Efek stokastik yaitu efek radiasi yang kemunculannya pada individu tidak bisa dipastikan dengan faktor 10&lt;sup&gt;-5&lt;/sup&gt; (dari 100.000 orang diperkirakan yang terkena hanya 1 orang). Efek dari radiasi ini dikatakan stokastik jika radiasi yang terserap oleh tubuh dalam dosis rendah yaitu 0,25-1.000 mSv. Misalnya saja pada alat diagnosa gondok, penerimaan radiasi rendah ini diperbolehkan bukan hanya karena aman namun justru menguntungkan.&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Efek Deterministik&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Efek deterministik yaitu efek radiasi yang pasti muncul bila jaringan tubuh terkena paparan radiasi pengionan. Efek determiristik dapat terjadi bila dosis radiasi yang diterima telah lebih dari ambang batas seharusnya yaitu dibawah 3.000 mSv. Bila radiasi yang diterima diantara 3.000-6.000 mSv maka akan menyebabkan kulit memerah atau kerontokan rambut. 6.000-12.000 mSv akan menyebabkan perasaan mual, nafsu makan berkurang, lesu, lemah, demam, keringat yang berlebihan hingga menyebabkan &lt;em&gt;shock&lt;/em&gt; yang beberapa saat akan timbul keluhan yang lebih parah yaitu nyeri perut, rambut rontok, bahkan kematian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi kemungkinan efek deterministik ini sangat kecil mengenai kita, dikarenakan berdasarkan survei lembaga penelitian yang menangani nuklir, radiasi nuklir hanya sebesar 0.08 mSv.&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Untuk pekerja di reaktor nuklir untuk menangai efek radiasi ini agar tidak sampai ke tubuh individu, terdapat tiga dasar proteksi radiasi (keselamatan radiasi). Yaitu pengaturan waktu kerja dengan radiasi, pengaturan jarak dengan sumber radiasi, dan penggunaan bahan pelindung radiasi. Semakin pendek waktu yang digunakan untuk berada di medan radiasi, semakin jauh dari radiasi dan semakin tebal bahan pelindung, akan memperkecil dosis radiasi yang diterima. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari penjelasan di atas, dapatlah kita ketahui bahwa nuklir bukanlah momok yang mengerikan bagi kita. Berbagai hal yang kita takutkan ternyata tidak seseram yang dibayangkan. Bahkan dapat dikatakan bahwa teknologi nuklir adalah teknologi ramah lingkungan dan berbagai manfaat dapat kita peroleh dari nuklir ini. Di sini pemerintah dan masyarakat harus mencoba untuk memahami nuklir secara lebih lagi. Karena boleh jadi, perbedaan persepsi dan pertentangan opini tentang pengembangan nuklir di Indonesia, yang selama ini terjadi, boleh jadi dikarenakan karena kita tidak tahu dan terlalu trauma dengan tragedi nuklir masa lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Akhadi, Muklis, 1997. &lt;strong&gt;Pengantar Teknologi Nuklir&lt;/strong&gt;. PT. Rineka Cipta, Jakarta&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Batan Bandung. &lt;strong&gt;Pustek Nuklir Bahan dan Radiometri&lt;/strong&gt;. (www.batan-bdg.go.id)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Batan Serpong. &lt;strong&gt;Nuklir, Radiasi dan Pengendaliannya&lt;/strong&gt;. (serpong6.batan.go.id)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Laporan Analisis Keselamatan&lt;/strong&gt; (LAK) Reaktor G. A Siwabessy&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hendriyanto Hadithjayono. 2005. &lt;strong&gt;Keselamatan Reaktor Riset Baru dan Yang Telah Ada Dalam Kaitan Dengan Peristiwa Eksternal&lt;/strong&gt;. Dokumen IAEA Safety Report Series No. 41. Pusat Pendidikan dan Pelatihan BATAN&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Liya Nurhayati. 2004. &lt;strong&gt;Nuklir, Inti Atom Tanpa Kulit&lt;/strong&gt;. Artikel pada Majalah Natural Edisi IX/Tahun V/Maret 2004. FMIPA Universitas Lampung. Bandar Lampung&lt;/li&gt;&lt;li&gt;M. Nur. 2007. &lt;strong&gt;Reaktor Nuklir, Dari Riset Hingga Bom Atom&lt;/strong&gt;. Situs Surat Kabar Pikiran Rakyat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rohadi Awaludin. 2004. &lt;strong&gt;Mengelas Molekul Menggunakan Radiasi Nuklir&lt;/strong&gt;. Kompas 21 April 2004 (www.fisikanet.lipi.go.id)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sinly Evan Putra. 2006. &lt;strong&gt;Nuklir&lt;/strong&gt;. Situs Web Kimia Indonesia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sinly Evan Putra. 2005. &lt;strong&gt;Rokok, Laboratorium Reaksi Kimia Berbahaya&lt;/strong&gt;. Situs Web Kimia Indonesia&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-6983217429126309969?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/6983217429126309969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=6983217429126309969' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/6983217429126309969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/6983217429126309969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2008/11/radiasi-nuklir-ternyata-lebih-ramah.html' title='Radiasi Nuklir Ternyata Lebih Ramah dibanding Radiasi Alam'/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-5514946724158113812</id><published>2008-11-29T10:19:00.000+07:00</published><updated>2008-11-29T10:23:40.315+07:00</updated><title type='text'>Unsur-unsur toksik dalam asap rokok</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;img src="http://www.chem-is-try.org/images/artikel/face_rokok.jpg" align="left" /&gt;Logam-logam berat seperti arsenik, kadmium, dan timbal telah dideteksi dalam asap rokok,dengan menunjukkan bahwa unsur-unsur toksik ini bisa merambat sampai jarak berbeda-beda alam aliran udara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rokok yang sedang terbakar menghasilkan lebih dari 4000 zat kimia; banyak diantaranya yang bersifat toksik dan sekitar 40 menyebabkan kanker. Senyawa-senyawa ini tetap berada di udara sebagai asap tembakau lingkungan yang dihirup oleh orang lain di kawasan tersebut. Ada dua tipe asap rokok, yaitu: asap rokok utama yang keluar dari mulut perokok dan asap sampingan yang berasal dari ujung rokok yang terbakar. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika meneliti logam-logam berat dalam asap rokok sampingan, para peneliti di perusahaan rokok Philip Morris, US, menemukan tumpukan arsenik dalam cerobong asap yang digunakan dalam tahap pertama pada peralatan mereka. Fenomena ini tidak ditemukan untuk kadmium atau timbal. Mereka menganggap bahwa yang menyebabkan ini terjadi adalah bahwa arsenik bisa menjadi uap cair sedangkan kadmium dan timbal adalah partikulat padat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Michael Chang dan rekan-rekannya menggunakan sebuah alat yang disebut cerobong "ekor ikan" untuk menyalurkan asap dari sebatang rokok yang sedang terbakar menuju ke sebuah jet impactor yang mengumpulkan asap sebagai kondensat. Asap yang tersisa dilewatkan melalui sebuah saringan ester selulosa campuran untuk mencoba menangkap asap yang tersisa. Beberapa cara dicoba untuk mempersiapkan asap yang telah berkondensasi pada bagian-bagian yang berbeda dari alat. Metode yang terbaik adalah pengambilan sampel adukan, yang melibatkan penggunaan deterjen Triton X-100 dan asam nitrat untuk membuat adukan dengan kondensat asap. Spektroskopi massa berpasangan induktif digunakan untuk menganalisis adukan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deposisi persentase total arsenik yang lebih besar (20 persen), dibanding kadmium atau timbal (kurang dari 5 persen) dalam cerobong tersebut menunjukkan bahwa unsur-unsur toksik dalam asap rokok bisa merambat secara berbeda dalam aliran udara dan bisa terdeposisi pada titik-titik berbeda. Para peneliti ini menduga perilaku ini disebabkan oleh perbedaan antara unsur fase padat (partikulat) dan cair (uap).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Disadur dari:&lt;a href="http://www.rsc.org/chemistryworld/" target="_new"&gt; http://www.rsc.org/chemistryworld/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-5514946724158113812?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/5514946724158113812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=5514946724158113812' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/5514946724158113812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/5514946724158113812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2008/11/unsur-unsur-toksik-dalam-asap-rokok.html' title='Unsur-unsur toksik dalam asap rokok'/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6447958904657888238.post-8774151572651771460</id><published>2008-11-15T11:08:00.000+07:00</published><updated>2008-11-15T11:17:38.195+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'>7 cara atasi malu</title><content type='html'>&lt;p&gt;Orang-orang dengan sifat pemalu secara naluri menyimpan kesadaran kalau diri mereka terlewatkan dari orang lain. Sifat pemalu biasanya membuat seseorang kehilangan kesempatan, kurang mendapat kesenangan dan terkucil dari hubungan sosial. Sifat pemalu dapat membawa banyak kerugian. Tapi bagi Anda yang memiliki sifat ini, tak perlu berkecil hati, karena pada dasarnya ada banyak cara untuk mengusir jauh-jauh sifat yang merugikan ini. Sebenarnya, formula dari rasa malu terdiri dari ‘terlalu berpusat pada diri sendiri’ dicampur dengan rasa gugup. Dan ada paduan yang lebih tak menyangkan, saat rasa malu itu mempengaruhi fisik Anda dengan cara ‘membajak’ ketenangan logis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasa malu adalah sebuah kombinasi dari kegugupan sosial dan pengkondisian sosial. Untuk mengatasi rasa malu ini, yang Anda butuhkan adalah belajar bersikap rileks dalam pergaulan sosial. Dibutuhkan usaha untuk mengarahkan diri Anda jauh dari terlalu berpusat pada diri sendiri, serta memberi diri Anda ruang untuk mempraktekan kemampuan bercakap-cakap. Dalam kebanyakan kasus, emosi yang memuncak dalam bersosialisasi membuat orang menanggapi berbagai kejadian dengan rasa takut. Untuk memulai mengurangi rasa malu, bagi Anda yang pemalu, ada beberapa hal di bawah ini yang mungkin dapat Anda praktekan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Pikirkan tentang cara Anda merasa dan bertindak di sekitar orang-orang yang telah Anda kenal, dimana Anda bisa merasa nyaman dan bersikap spontan. Alihkan perasaan itu saat Anda bertemu kenalan baru, begitu pula dalam situasi yang membuat rasa percaya diri Anda memudar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Hindari terlalu memperhatikan diri Anda sendiri. Tentu saja, Anda boleh sedikit memikirkan tentang bagaimana Anda akan melewatkan perbicangan dengan orang banyak, tapi jika seluruh fokus Anda tercurah pada kata-kata sendiri dan perasaan Anda, selanjutnya Anda akan mulai merasa gugup sendiri. Ingat-ingat apa yang dikenakan oleh orang lain dan buat catatan tersendiri, dengarkan apa yang mereka perbincangkan, bayangkan dimana mereka tinggal, buat sebuah garis besar atau ingat-ingat nama mereka. Hal ini bukan hanya memberi Anda bahan perbincangan, tapi juga mencairkan ketegangan dalam bersosialisasi dan membuat perasaan Anda lebih tenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Buat pertanyaan terbuka pada semua orang. Banyak orang yang lebih senang bicara tentang diri mereka sendiri, dan temukan sebuah topik yang membuat orang lain tertarik. Apa yang membuat mereka tertarik akan membuat perbicangan berjalan menyenangkan bagi semua orang. Selalu ajukan pertanyaan yang memungkinkan jawaban lebih dari ya/tidak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Berhentilah percaya pada imajinasi Anda. Mungkin Anda pernah membuat gambaran tentang sebuah liburan yang menyenangkan dan pada kenyataanya jauh berbeda dari yang Anda bayangkan. Itu menunjukan beatapa tak dapat dipercayanya bayangan kita sendiri. Berhentilah memikirkan apa yang dipikirkan orang lain, karena apa yang dipikiran orang lain tentang Anda, belum tentu sama persis seperti bayangan Anda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Berhentilah memikirkan ’segalanya atau bukan apa-apa.’ Pemikiran ‘pasti begini/pasti begitu’ tertuang saat Anda mengalami emosi. Orang-orang yang sedang depresi, marah dan gelisah melihat kenyataan dari hal-hal ini dengan perbedaan yang ektrim. Bagi orang yang sedang marah ‘Anda salah’ dan ‘mereka benar,’ orang yang marah akan melihat dirinya ‘gagal’, sedang yang lain ‘berhasil.’ Jadi berhentilah berpikir kalau Anda mungkin telah mengatakan hal yang salah, atau orang lain akan membenci Anda. Saat Anda merasa rileks dalam pergaulan sosial, Anda juga akan mendapat lebih sedikit peringatan dari diri sendiri, karena dalam keadaan gugup, biasanya Anda akan mulai berpikir tentang segalanya atau bukan apa-apa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Nikmati waktu Anda. Hindari mengatakan hal-hal tanpa berpikir terlebih dulu. Ajukan pertanyaan, dan jika mendapat pertanyaa. Anda dapat mempertimbangkan jawaban terlebih dahulu sebagai tanggapan Anda, jangan asal menjawab tanpa berpikir. Jawaban yang diluncurkan dengan perlahan merupakan cara bersikap santai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Akhirnya, gunakan latihan hipnotis. Hipnotis merupakan cara tercepat untuk mengubah tanggapan instink/emosi Anda dalam setiap situasi. Hanya pikirkan bahwa pikiran dan tubuh Anda dalam keadaan rilek sewaktu bertemu orang baru. Sebenarnya, sewaktu Anda merasa santai seringkali Anda akan menemukan saat yang tepat untuk menerapkan hipnotis agar merasa lebih percaya dirisaat berhadapan dengan orang-orang baru, dan tentu saja pada titik ini rasa malu akan tersingkir dengan sendirinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Anda yang memiliki masalah dengan rasa malu saat bertemu dengan kenalan baru, dapat Anda mencoba tujuh tips yang kami sampaikan di atas. Dan semoga setelah itu Anda akan lebih percaya diri saat bertemu orang-orang baru dalam pergaulan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;disadur dari : http://sikasik.wordpress.com/2007/10/28/7-cara-atasi-malu/&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6447958904657888238-8774151572651771460?l=sigitsulistiono.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/feeds/8774151572651771460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6447958904657888238&amp;postID=8774151572651771460' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/8774151572651771460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6447958904657888238/posts/default/8774151572651771460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sigitsulistiono.blogspot.com/2008/11/7-cara-atasi-malu.html' title='7 cara atasi malu'/><author><name>the smart boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13721011350769791222</uri><email>sulistiono.sigit@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='14999921654059014169'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry></feed>